Menyelami Makna Syair "Ibadallah Rijalallah"
Syair "Ibadallah Rijallah" adalah syair masyhur yang sering kita dengar. Syair ini juga mengumandang dengan lugas di PPRU2. Gus Mad melalui tulisan ini akan mengkaji syair tersebut baik dari segi dalil dan arti.
Gus Mad (Direktur Pendidikan YPU PPRU2)
10/9/20252 min read


PPRU2.org - MEMAHAMI SYAIR "IBADALLAH RIJALLAH"
(Berkumandang di PP Raudlatul Ulum 2 Putukrejo)
Sejak akhir-akhir Agustus 2025 ini, kumandang syair "Ibadallah Rijallah" sering menggema di pondok pesantren Raudlatul Ulum 2 Putukrejo Gondanglegi Malang, khususnya dalam berbagai kegiatan santri. Kenapa? Karena lirik syair tersebut dialunkan atas perintah langsung Nyai Hj Zainab Qosim (Pengasuh PP Raudlatul Ulum 2 Putukrejo). Konon beliau sangat menyukai syair Ali Zainal Abidin (ahlu bait Rasulullah SAW) itu.
Isi gubahan syair ini dimaksudkan sebagai bentuk dari upaya mengetuk langit melalui tengadah tangan-tangan suci orang yang dinilai baik menurut Tuhan,
صَالِح عِندَ اللّه
(Baik di sisi Allah SWT)
Permohonan disertai menyebut nama-nama kekasih Tuhan, oleh sebagian ulama, dilandaskan pada riwayat:
عَن ابْنِ مَسعُودٍ رَضِيَ اللّه عَنهُ أنَّ رَسُولَ اللّه صلى الله عليه وآله وسلم قَالَ: إِذَا أَضَلَّ أَحَدُكُمْ شَيْئًا أَوْ أَرَادَ أَحَدُكُمْ عَوْنًا وَهُوَ بِأَرْضٍ لَيْسَ بِهَا أَنِيسٌ، فَلْيَقُلْ: يَا عِبَادَ اللهِ أَغِيثُونِي، يَا عِبَادَ اللهِ أَغِيثُونِي، فَإِنَّ للهِ عِبَادًا لَا نَرَاهُمْ أخْرَجَهُ الطَّبْرَاني وأبُو يَعلَى
(Riwayat dari Ibn Mas'ud RA., bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ketika salah satu dari kalian kehilangan sesuatu atau menginginkan pertolongan sedangkan dia di tempat yang tidak berpenghuni, maka katakanlah: Wahai hamba Allah bantulah aku, Wahai hamba Allah bantulah aku, sesungguhnya Allah memiliki makhluk yang tidak kamu lihat." Diriwayatkan imam at-Thabrani dan Abu Ya'la)
Lirik syair ini memanggil "Ibadallah Rijalallah" sebagaimana dalam hadits tersebut di atas. Sekalipun hadits itu dinilai dhaif, menurut KH Miftachul Akhyar, banyak sekali para tokoh-tokoh ulama kita melaksanakannya.
Bahkan sejalan dengan kiai Miftach, dalam "Masa'il" dijelaskan bahwa:
وَقَد فَعَلَ ذَلِك إمَامُ أهْلِ السُّنَّة الإِمَامُ أحْمَدُ بنُ حَنبَل رَحِمَهُ اللّه وَاسْتَغَاثَ بِعِبادِ اللّه الغَائِبِين عَنهُ كَمَا نَقَلَ ذَلِكَ عَنهُ ابْنُهُ عَبدُ اللّه فِي "المسائل"
(Imam Ahlussunnah, imam Ahmad ibn Hambal benar-benar melakukan itu dan meminta pertolongan melalui hamba-hamba Allah SWT yang ghaib. Seperti dinukil dari putranya, Abdullah dalam kitab "Al-Masa'il")
Rais Aam PBNU itu juga menegaskan bahwa termasuk dalam kata "Ibadallah" itu bisa Malaikat, Jin-Jin baik yang suka membantu manusia, Wali-wali Abdal dan Wali Qutub.
Berikut lirik Arab "Ibadallah Rijallah" beserta artinya:
عِبَــادَ اللّٰهِ رِجَــالَ اللهِ # أَغِيْثُـوْنَـا لِأَجْـلِ اللّٰهِ
(Wahai para Hamba Allah, Wahai para Wali Allah. Tolonglah kami karena Allah)
وَكُـونُـوا عَوْنَـنَــــا لِلّٰهِ # عَـسٰـى نَحْـــظَى بِـفَضْـــــلِ لِلّٰهِ
(Jadilah penolong kami karena Allah, Semoga kami memperoleh anugerah Allah)
وَيَـا أَقْـــطَابُ وَيـَا أَنْجَـــابُ # وَيَـا سَادَاتُ ويَـا أَحْبَــابُ
(Wahai para Wali Qutub, wahai para Wali yang dermawan, wahai para Tuan dan Kekasih Allah)
وَأَنْــتُمْ يـــَاأُوْلِى اْلأَ لْبَـــــاب # تَـعَـالَـوْا وَانْـصُـــرُوْا لِلّٰهِ
(Wahai para Wali yang memiliki akal sempurna, datanglah, tolonglah karena Allah)
سَـــأَلْنَــــاكُــمْ سَـأَلْنَـــاكْــمْ # وَلِلـزُّلْـفٰى رَجَوْنَاكُـمْ
(Lantaraan engkau, kami memohon. Lantaraan engkau. Dekat Allah, kami berharap doamu)
وَفِيْ أَمْـرٍ قَـصَــدْنَـاكُــمْ # فَـشُـــدُّوْا عَـزْمَـــكُــمْ لِلّٰهِ
(Tercapai urusan kami, dengan maksud perantaraanmu, kokohkanlah tujuanmu karena Allah)
فَـيَـــا رَبِّيْ بِسَــادَاتِيْ # تَحَـقَّـــقْ لِيْ إِشَــــارَتِيْ
(Wahai Tuhan kami, dengan lantaraan Tuan-tuan kami, kokohkanlah untuk kami petunjuk-Mu)
عَـسٰى تَـأْ تِيْ بِشَـــــــارَتِيْ # وَيَــصْـــفُوْ وَقْـــتُـــــنَا لِلّٰهِ
(Semoga datang kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih karena Allah)
بِكَشْفِ الْحُجْبِ عَنْ عَـيْـنِيْ # وَرَفْــــعِ اْلبَــْيــنِ مِنْ بَـــيْنِيْ
(Dengan terbukanya tirai dari mata kami dan hilangnya penghalang antara Allah dan kami)
وَطَـمْـسِ اْلكَيْــفِ وَاْلأَيـْنِ # بِـنُـوْرِالْـوَجْــهِ يـَا اَللّٰهُ
(Dan terhapusnya tentang bagaimana dan dimana Allah dengan pancaran cahaya Dzat-Nya, Ya Allah)
صَــلَاةُ اللّٰهِ مَـوْلَانَـــــا # عَلٰى مَنْ بـِالهُـدٰى جَانَــا
(Semoga kesejahteraan Allah dilimpahkan kepada orang yang datang dengan membawa petunjuk kepada kami)
وَمَنْ بِاْلحَـــقِّ أَوْلَانــَـــا # شَـفِـيْـــــعِ اْلخـَـلْــقِ عِنْـــدَ اللّٰه
(Sosok yang memberikan kebenaran melindungi kami, pemberi syafaat kepada para makhluk di sisi Allah)
_____
-Semoga Berkah-
